Senin, 29 September 2014

Pengalaman Pribadi : Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya ala OGD

Artikel kali ini kita akan membahas tentang kuliner lebih tepatnya adalah restoran. Tentu semua orang tidak asing lagi dengan nama nya restoran, tempat menjual aneka makanan/masakan, entah masakan jawa, sunda, bali, sampai masakan luar negeri.
Datang ke sebuah restoran mewah dengan pelayanan yang memuaskan dan menu yang istimewa adalah keinginan setiap orang. Namun apa yang kalian bayangkan jika sebuah restoran memiliki konsep "Makan Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya" ?? Tentu hal yang luar biasa bukan ? Konsep restoran yang berbeda, unik, lain daripada yang lain dan pasti kita jadi penasaran.
Well, mari saya jelaskan pengalaman saya. Awalnya saya mendengar konsep restoran seperti itu juga dari teman saya, yang baru saja berkunjung untuk menikmati makanan di restoran unik tersebut. Bisa dikatakan memang informasi konsep restoran ini muncul dari mulut ke mulut. Mendengar hal tersebut saya seketika kaget dan sangat penasaran ? Masakan apa ya yang dijual kok sampai-sampai kita diperbolehkan untuk menikmati sepuasnya dan kita pun difasilitasi dengan membayar dengan seikhlasnya.
Nama restoran tersebut adalah Oyot Godhong Daharan (OGD) bagi kalian yang asli atau bisa berbahasa jawa pasti tahu artinya, namun bagi kalian yang tidak tahu apa artinya yaitu Oyot = Akar, Godhong = Daun, Daharan = Makanan. Arti nama nya pun juga unik bukan ??
Bagi kalian yang penasaran dan berniat untuk mencoba, silahkan saja berkunjung ke Ogd tepatnya di jalan Palagan Tentara Pelajar, belakang hotel Hyatt Recidenc. Disana kalian akan menikmati makanan sederhana ala rumahan dengan model prasmanan, kurang lebih ada 5-8 sayur, 2-4 lauk, dan sambel.

Tidak hanya itu saja, OGD juga menjual menu makanan reguler dengan konsep pada umumnya. Tentunya harga yang ditawarkan juga sesuai dengan makanan yang dijual. Jadi disana kalian bisa memilih mau yang menu prasmanan atau menu reguler. Selain menjual makanan OGD juga menyediakan koleksi barang-barang antik seperti baju, tembak, rokok-rokok antik, dll.
Wisata Kuliner tidak harus ditempat-tempat mewah, tempat-tempat unik seperti OGD ini juga patut untuk dikunjungi. Tidak usah ragu, malu, takut atau yang lain-lain deh, kita tetap bayar makanan kita, bukan gratisan. Murah tapi gak murahan tentu itu yang diinginkan remaja, anak-anak sekolah, kos, dll. Ayo buruan datang, buruan nikmati, siapa tahu kalian ketagihan.
Selamat berwisata kuliner, tunggu cerita unik ku lainnya ya.

Kamis, 25 September 2014

Artikel Bebas : Doa untuk Ayah

Sebuah cerita dari keluarga besar dengan penuh kesederhanaan. Keluarga yang terdiri dari bapak, ibu dan delapan anaknya perempuan. Suatu ketika keluarga ini dirundung masalah, masalah antara bapak dan keluarga bapaknya.
Masalah yang dialami tersebut cukup besar sampai penyelesaiannya pun dibawa ke pihak pengadilan. Singkat cerita masalah tersebut selesai namun tak membawa hasil yang menyenangkan bagi pihak bapak. Akibat masalah ini lah pribadi bapak yang terkenal sebagai sosok yang ramah dan menyenangkan bagi orang lain hilang begitu saja, bapak menjadi lebih arogan (sering marah) bahkan sampai sampai berani meluapkan emosi nyakepada orang lain.
Hari demi hari, bulan demi bulan kehidupan keluarga ini semakin kurang harmonis, sosok bapak yang amat sayang dan memperhatikan 8 anak nya ini semakin hilang. Jiwa bapak yang seharusnya menjadi panutan bagi istri dan anak-anaknya tiba-tiba digantikan dengan sosok yang temperamental. Tidak tahu kenapa? Apa mungkin ini semua akibat masalah yang terjadi di keluarga asal bapak, hingga menyebabkan keluarga ini tak saling rukun ?? dan bapak menjadi sosok yang pendendam.
Ketakutan demi ketakutan sang anak-anak ini kepada bapak nya sendiri semakin meningkat, bahkan untuk tidur dirumah saja mereka amat ketakutan. Sang ibu pun juga begitu, bahkan beliau sasaran emosi paling banyak.
Tak henti-hentinya beberapa diantara anak berusaha menyadarkan sang bapak, mereka bilang bahwa sesungguhnya sifat dendam itu tidak ada manfaatnya. Tetapi bapak tetap saja mengelak, sampai suatu ketika bapak menderita sakit parah, kurang lebih sampai 8 tahun lamanya. 8 anak ini saling bergotong royong untuk membantu mengobatkan sang bapak. Hampir seluruh dokter saraf di daerah nya itu di kunjungi, pengobatan alternative, bahkan sampai jamu tradisonal itu dicoba untuk mengobati penyakitnya. Tetap saja gagal dan tidak menemukan hasil yang maksimal, penyakit bapak masih sering saja kambuh. Sakit yang diderita nya tak membuat sifat bapak berubah menjadi baik lagi, justru ketika beberapa anak mengingatkan bapak untuk tobat, menghilangkan sifat dendamnya, bapak kembali emosi.
Bapak adalah seorang yang rajin ibadah dan menjunjung tinggi kejujuran bagi hidup nya. Karena penyakitnya tersebut bapak tidak bisa lagi bekerja. Semakin hari beliau semakin menyadari kesalahannya dan mulai kembali seperti bapak yang dulu, bahkan beliau menjadi lebih ramah dan baik kepada orang lain. Beliau sering memberikan nasihat tentang agama kepada orang lain, memberikan segala nasihat yang baik kepada orang sekitar. Karena perubahan sifat inilah, penyakit beliau sudah semakin sembuh dan bahkan emosi sama sekali tidak muncul lagi pada sosok beliau.
Pada suatu ketika bapak ini berkata pada sang ibu “jika aku diambil sewaktu-waktu aku siap, insyallah aku sudah punya pengangan agama yang cukup”, “aku tidak punya uang, tapi aku masih punya ilmu yang bermanfaat bagi orang lain”. Mendengarkan kata-kata ini beberapa anak dan ibu cukup terharu dan berusaha untuk mengalihkan pembicara. Tapi kata-kata tersebut sering kali diulang-ulangi oleh beliau ketika ngobrol dengan keluarga.
Bulan demi bulan bapak semakin menjadi pribadi yang baik dan disegani oleh warga disekitarnya. Pada waktu itu 8 januari 2013, pagi hari bapak duduk didepan rumah, setiap tetangga yang lewat selalu disapa dan diminta untuk mampir, tetapi tidak ada yang meluangkan waktu untuk bapak. Cuaca yang semula panas menyengat tiba-tiba berubah menjadi dingin, bapak tiba-tiba masuk angin, dan dibawa masuk oleh ibu, pada saat itulah sang bapak menghembuskan nafas terakhir nya tepat dipangkuan sang ibu.
Keadaan ini membuat seluruh keluarga kaget dan terharu, sosok bapak tiba tiba meninggalkan keluarga untuk selamanya. Apalagi pada waktu itu beberapa anak tidak ada dirumah mendampingi ibu saat ditinggal oleh bapak. Haru biru tangis sungguh sangat menumpuk. Tidak menyangka bahwa beliau sudah tiada.
Bapak meninggal pada tanggal 8 tepat dengan jumlah 8 anaknya. Yallah apa ini sudah takdirmu. Benar-benar tidak terduga. Tapi yang membuat lebih terharu yaitu menurut cerita tetangga sebelum bapak meninggal, sekitaran daerah tersebut cuacanya menjadi dingin dan mencium bau yang sedap. Dan di lain cerita, keluarga yang jauh bahkan juga merasakan hal yang sama dan bermimpi mengenai bapak.
Hal yang menurut saya paling menginspirasi adalah, ketika hidup seseorang tidak lagi berguna bagi keluarga nya sendiri, jangan pernah menyerah banyak kebaikan yang bisa dilakukan, materi bukanlah segalanya, ilmu yang bermanfaat justru menjadi amal jariyah seseorang kelak di akhirat. Jangan pernah menyia-nyiakan orang disamping kita, apalagi bapak kita sendiri, belum tentu kita diberi waktu cukup untuk membahagiakan beliau. Dan sebelum meninggal, bapak sempat berkata terima kasih sebanyak-banyak kepada istri dan anak-anaknya karena mau bersabar merawat beliau dan bergotong-royong untuk mencari dana untuk pengobatan beliau.
Cerita ini akan saya kenang sampai kapanpun, dan semoga cerita ini akan menginspirasi hidup saya untuk menjadi sosok yang bermanfaat bagi orang lain, selalu mengingat pesan bapak “jadilah orang yang jujur, berani dan selalu bermanfaat bagi orang lain”, bapak juga berpesan “untuk melakukan sesuatu hal apapun selalu baca bismillah, dan jadilah orang yang berani, jangan takut jika kita benar”. Sampai sekarang kata kata tersebut masih menancap dihati saya. Jika boleh saya mengucapkan “ Bapak, saya minta maaf sebesar-besarnya saya menyesal telah menghiraukan bapak selama ini, sekarang saya bangga mempunyai bapak seperti bapak, terima kasih telah menjadi bapak terbaik buat saya, saya minta maaf belum bisa membalas kasih sayang bapak selama ini, tapi insyallah saya akan menjadi orang seperti yang bapak inginkan dan bapak pesan selama ini. Ibu dan Kami ber 8 selalu berdoa buat bapak, insyallah bapak mendapatkan tempat yang paling baik di sisi-Nya I love you bapak. Bapak akan selalu di pikiran kita, di hati kita, dan di setiap doa kita. I miss youuuu :*
Sedikit puisi untuk Ayah...
Tegak berdiri diatas kaki
Kerahkan jiwa raga untuk yang tercinta
Ayah, tanpa lelah, tak pernah menyerah
Kini kau mulai menua, Tubuhmu mulai renta
Saat itu jua kau direngkuh kesakitan
Kau yang makin rapuh, makin tak mampu
Ketika benda kecil pahit itu
Tak lagi mampu sebagai penyembuhmu
Kau hanya diam
Terkulai lemas diatas tempat tidur empukmu
Ayaaaaaahhh ?
Apa aku boleh egois ?
Ku ingin temuimu di surga
Melepas rindu yang selama ini membebatku
Ketika surat kecil kukirim pada Tuhan
Hanya untukmu seorang
Kulantunkan ayat suci demi menghantarkanmu pada kebahagiaan kekal
Membawa dalam ketenangan
Ditempat indah yang menentramkan
By 8 belove daughter's

Rabu, 24 September 2014

Artikel Bebas : School atau Skill

Hai sobat, artikel kali ini kita membahas mengenai School atau Skill. Tentu kalian sudah mengenal ya apa itu School dan apa itu skill ?? 
Nah, berbicara mengenai school atau dalam bahasa indonesia kita sering menyebutnya sekolah, merupakan suatu kegiatan belajar/ mencari ilmu pengetahuan di suatu tempat, entah tempat tersebut negeri milik pemerintah atau swasta milih organisasi tertentu maupun perseorangan.
Sebagai warga negara Indonesia yang baik kita diwajibkan untuk memperoleh pendidikan wajib belajar selama 12tahun, SD, SMP, SMA. Hal tersebut tentunya sudah tercantum dalam UUD 1945 dan dalam pelaksanaanya pun pemerintah sudah mempunyai anggaran dana tersendiri untuk menyukseskan kegiatan belajar atau sekolah. Seperti dana BOS, beasiswa, BKM, dll.
Sedikit mengingat, Mulai dari TK yang awalnya kita hanya belajar bernyanyi, berhitung, menggambar, dan menulis. Lanjut ke tingkat SD kita diberikan pelajaran yang mulai cukup berat dan membutuhkan kemampuan menghafal seperti perkalian, pembagian, rumus matematika, bahasa indonesia, pengetahuan alam, sosial, bahasa inggris, dll. Jenjang selanjutnya yaitu SMP dan SMA, kedua tingkat dimana kita lebih dididik menjadi siswa yang berkepribadian dan memiliki kemampuan khusus, seperti seni, olahraga, melukis dll. Kegiatan diluar akademis yang sering disebut dengan ekstrakulikuler. Namun saat ini, tidak hanya jenjang pendidikan atas saja yang disediakan fasilitas ekstrakulikuler, hampir di semua sekolah tersedia kegiatan ekstrakulikuler, hal tersebut diwujudkan agar mengasah kemampuan siswa-siswi di bidang non akademis. 
Nah, berkenaan dengan ekstrakulikuler, tentunya seseorang berfikiran tentang pengembangan bakat dan minat atau skill seseorang. Menurut saya, skill adalah sesuatu kemampuan dibidang non akademis yang ada pada diri seseorang, kemampuan yang apabila diasah akan semakin meningkat kualitasnya. Skill biasa nya muncul ketika masih kecil, atau bisa juga karena adanya pelatihan khusus.
Namun Permasalahannya, bagaimana cara seseorang mengetahui kemampuannya sendiri ? Terkadang ada yang langsung memahami, tetapi banyak juga yang tidak paham akan kemampuanya sendiri. Selain itu bagaimana cara melatih skill diri kita dimulai dari hal yang kecil dan simpel.
Kebanyakan orang pasti malu akan skill nya, tapi justru skill itulah yang bisa membawa diri seseorang menuju kesuksesan. Mungkin jika berbicara mengenai skill, saya sendiri juga belum bisa memahami skill apa yang ada pada diri saya. Namun jika kembali lagi pada proses belajar/sekolah, sebenarnya semua skill itu bisa dipelajari dan ditekuni, asal ada niat dan usaha pasti semua akan bisa terjadi.
Beberapa hari yang lalu saya melihat tanyangan yang cukup menginspirasi saya, dimana seorang remaja sekitar umur 15th berpenghasilan 7-8jt perbulan. Dia mengasah kemampuannya dalam berbisnis yaitu persewaan kamera. Dia menyewakan kamera perjam sekitar 50rb - 75rb, itupun dia hanya mempunyai satu kamera. Berkat niat dan ketekunannya alhasil dia pernah mendapatkan penghasilan sampai 12jt an. Fantastik bukan ?
Sebenarnya jika kita sadari betapa banyak kesempatan yang kita peroleh dalam hidup kita, tetapi bagaimana cara kita memanfaatkan kesempatan tersebut. Dari hal iseng bisa menjadi bisnis. Hal-hal simpel yang ada disekitar kita yang belum tentu kita pahami sebagai skill, justru bisa berujung pada bisnis yang menguntungkan bagi kita.
Dari hal ini pun bisa diartikan bahwa dalam hidup seseorang pasti membutuhkan school dan skill. Karena dari school kita akan menjadi pribadi pintar, berpredikat baik dan berpengetahuan, dan dari skill itu sendiri kita bisa mengembangkan bakat dan minat diri kita agar lebih berkualitas, dan tentunya dapat bermanfaat juga untuk orang lain. 
Sedikit pesan dari saya, tetap semangat belajar, berusaha memanfaatkan waktu dan kesempatan secara maksimal, peka terhadap lingkungan dan hal-hal simpel disekitar kita, dan jangan pernah menyerah. Keep Fighting Guys :)

Sabtu, 20 September 2014

Artikel Bebas : Citra dan Cerita

Dalam berkehidupan manusia pasti mempunyai cerita hidup tersendiri, entah cerita baik buruk, senang sedih, suka duka, cerita cinta, sejarah, dll. Dalam suatu cerita pasti terdapat makna, makna tersebut adalah sesuatu yang berarti dan memiliki nilai untuk diingat sendiri mapun diceritakan kepada orang lain.
Bercerita suatu pekerjaan yang sangat mudah dan hampir semua orang melakukan kegiatan bercerita. Namun dalam bercerita kita juga harus memperhatikan apakah yang kita atau orang lain ceritakan tersebut benar/ fakta, fiktif/hiburan, atau bahkan hoax/ tidak dapat dipercaya. Semua hal tersebut kembali lagi kepada masing masing diri seseorang bagaimana cara menyampaikan isi cerita tersebut.
Jika dilihat kebanyakan yang orang lain ceritakan kepada kita ataupun sebaliknya berisi tentang isi hati atau bisa dibilang curhat. Curhat tentang cinta, pekerjaan, keluarga, sahabat, dll. Curhat biasa juga diartikan dengan meluapkan isi hati, uneg-uneg, perasaan, dll. Namun bayangkan saja jika seseorang bercerita akan sesuatu hal yang serba indah, mewah, dan berlebihan, pasti menurut kita hal tersebut sesuatu yang hoax belaka, apalagi kita belum pernah mengetahui bukti kebenaran tentang cerita-cerita tersebut. Bahkan untuk mempercayai sesuatu yang belum tentu ada, mendengarkan pun kita pasti enggan. Hal tersebut bisa dikatakan dengan Bohong bukan ???
Penciptaan image atau citra pribadi, mungkin hal tersebut yang mendorong seseorang untuk bercerita yang berlebihan, bahkan jauh dari kehidupan nyata yang mereka alami. Mengembangkan citra agar di mata orang lain terlihat jauh lebih baik atau sempurna. Nah disini saya tidak bermaksud untuk menghakimi seseorang tapi, sungguh disayangkan jika terkadang mendengar cerita dari orang lain tentang sesuatu hal yang belum bisa dipercaya, dan hal tersebut dilakukan hanya untuk menorehkan citra baik dimata orang lain. Wah apa tidak sayang banget tuh ?? 
Membuat citra diri adalah hal yang sah-sah saja, apabila kita bercerita yang sesuai dengan kenyataan, keadaan, asli dan tidak dibuat-buat. Lain hal apabila kita bercerita yang memberikan kesan bahwa kita sedang pamer atau bohong dengan keadaan justru keadaan akan berbangding terbalik dengan apa yang kita inginkan. Orang lain justru akan semakin risih dengan cerita kita, semakin bosan mendengarkan, dan bahkan tidak mempercayai cerita-cerita yang kita buat.
Seperti kata pepatah MULUTMU HARIMAUMU, bisa diartikan cerita yang keluar dari mulut kita sendiri bahkan bisa jadi boomerang bagi kehidupan kita. Jadi kita sebagai manusia sosial yang dalam berkehidupan selalu berhubungan dengan orang lain dan bercerita tentang kehidupan kita, alangkah baiknya apabila kita berusaha menjadi diri sendiri, berbicara sesuai dengan porsinya, jangan takut kalah dengan orang lain, toh apabila kita mampu atau memperoleh sesuatu penghargaan tidak usah bercerita yang berlebihan pun, orang lain akan mengetahui dengan sendiri nya. Hal tersebut yang justru akan membuat orang lain takjub, kaget dan bangga kepada kita.
Dalam bercerita selain isi cerita yang kita dapatkan dari cerita itu sendiri, ada juga gaya bahasa atau cara bercerita masing-masing orang sangatlah berbeda. Menurut pengamatan saya gaya bahasa dan cara berbicara seseorang bisa menunjukkan bagaimana karakter dan kepribadian dia dalam kehidupan sehari-hari. Semakin orang banyak bercerita, maka karakter orang tersebut bersifat terbuka, ekstrofet, suka bergaul atau bersosial, asik jika diajak bicara, tetapi kadang juga ada yang clometan tidak tahu tempat dan waktu dia berada. Jika seseorang hanya sedikit atau kadang kadang bercerita, orang tersebut dikategorikan sebagai orang yang bercerita jika harus benar-benar ingin bercerita kepada orang lain,dalam keadaan terpaksa atau kepepet meminta bantuan orang lain. Nah yang ketiga tipe pendiam, berkepribadian instrofet, tertutup, tidak atau kurang suka bergaul dan bersosialisasi, bahkan untuk berbagi cerita tentang kehidupannya pun enggan dilakukan, biasanya orang seperti ini jika tidak dipancing atau dipaksa untuk bercerita, mereka tidak ingin mengeluarkan uneg-uneg nya. :)
Kalian tipe yang mana nih ?? Terbuka, sedang,atau tertutup. Semua bebas memilih, asalkan bisa menempatkan sesuai porsi masing-masing.
So, hati hati dalam berbicara, bercerita lah yang baik baik ya guys, jangan takut bercerita, dari bercerita kita bisa membuka jendela dunia, bertukar pikiran dan pengalaman. 
Tulisan-tulisan diatas hanya sekedar pemikiran saya lo, hasil dari pengamatan ataupun sekedar pengalaman. So, jika ada yang kurang sependapat atau kurang berkenan, bebas memilih kok, ini hanya sebatas bahan bacaan, dan hiburan semata. 
Ayo menulis, ini tulisanku, mana tulisanmu...??

Selasa, 16 September 2014

Artikel Bebas : Demam Smartphone

Di era sekarang ini kemunculan teknologi- teknologi buatan manusia semakin berkembang pesat. Hal ini dirasakan ketika manusia sibuk dengan berbagai macam aktivitas nya namun aktivitas tersebut tidak lepas dari bantuan teknologi. Salah satu teknologi yang sangat berperan adalah Smartphone/ Gadget Pintar. Awalnya telepon genggam hanya bisa untuk aktivitas komunikasi, hanya sebatas telepon dan sms. Namun sekarang tidak usah khawatir kita bisa menikmati kecanggihan smartphone dengan berbagai fitur. Tidak hanya untuk telepon dan sms saja, chatting, browsing, foto, mengetik, dll bisa dilakukan di gadget pintar ini.
Ukuran nya pun bervariasi mulai dari yang kecil sampai yang besar kira kira 10 inchi laris terjual dipasaran. Smartphone yang dijual kebanyakan dengan kapasitas touchscreen/layar sentuh. Berbagai merk, fitur, dan harga juga mulai dipamerkan. Mulai dari harga 600 sampai lebih dari 10jt an. Merk-merk ternama smarphone yang bersaing ketat dipasaran antara lain yaitu iphone/apple, samsung, acer, lenovo, asus, smartfren, htc, dell, oppo, nokia, dll.
Peminat smartphone bukan dari beberapa kalangan saja tapi hampir semua kalangan baik tua muda remaja bahkan anak-anak menggilai smartphone. Bahkan bagi beberapa kalangan smartphone menjadi koleksi teknologi buat mereka. Maksudnya terkadang 1 orang bisa memiliki lebih dari satu smartphone dengan merk dan tipe yang berbeda-beda dan bagi mereka hal tersebut sudah biasa karena selain alasan untuk mempermudah komunikasi ada juga yang beranggapan ingin merasakan kelebihan-kelebihan dari berbagai macam smartphone.
Bahkan untuk sekarang ini yang awalnya manusia bekerja duduk di depan layar komputer sekarang menjadi sangat mudah, semua bisa dilakukan dalam ponsel ini. Mengetik, menyimpan file, editing foto, dll yang semula dikerjakan dalam PC/ leptop, bisa dikendalikan dan terselesaikan cepat dan mudah dengan smartphone.
Mudah nya komunikasi yang dicakup oleh smartphone mungkin masih menjadi topik hangat sekarang ini, namun adanya kekurangan atau akibat yang didapatkan oleh pengguna smartphone ini justru dikesampingkan. Salah satu nya adalah semakin banyak orang yang demam dengan smartphone, semakin banyak pula mereka yang lupa akan dunia nyata atau komunikasi langsung. Mereka semakin memudahkan jalur komunikasi dengan menggunakan smartphone, bahkan komunikasi langsung/ tatap muka semakin dilupakan, seperti contoh diskusi forum sudah menggunakan fasilitas di smartphone, surat izin yang biasanya ditulis formal sekarang bisa dilakukan dengan gadget pintar ini. Apalagi jika melihat di tempat umum banyak ora berkurumun tidak ada satu orang pun yang ngobrol/ komunikasi, semua sibuk dengan telpon genggam pintar mereka. Kekhawatiran yang muncul dalam benak saya adalah jangan sampai manusia yang dijajah oleh teknologi, justru kita sebagai manusia harus bisa menjelajah teknologi dengan hal hal yang baru, positif dan berkembang.
Kita sebagai manusia boleh boleh saja untuk menikmati teknologi yang ada, tetapi jangan sampai kita terpengaruh akan hal-hal negatif yang justru merugikan kita.