"Sekolah yang bener, semoga cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan"
Ucapan yang selalu keluar di bibir manis seorang bunda, didalamnya pasti menyimpan makna dan arti tersendiri. Doa dan harapan beliau tak henti hentinya dibisikan kepada Tuhan melalui ibadahnya untuk keselamatan keluarga. Wanita yang menjadi pendamping dan penyemangat hidup sosok pria idaman dalam sebuah mahligai pernikahan. Wanita terhebat yang dikirim oleh Tuhan untuk melahirkan benih benih umat yang berakhlak mulia. Itulah bunda, sosok rendah hati yang selalu orang idam idamkan.
Bunda ku bisa dibilang bunda yang paling hebat di dunia. Beliau dikirimkan Tuhan sekitar 55 tahun yang lalu untuk keluarga besar yang sederhana. Sebutlah beliau dengan sapaan Marsini, wanita terhebat yang semakin lama beranjak ke usia tua nya, mampu menjadi perantara Tuhan dengan dianugrahi 8 wanita darah daging pribadi. Uban yang kunjung berkejaran di helaian rambutnya tak bisa dipungkiri sebagai nikmat yang dikirimkan oleh Tuhan untuk umur nya disekian tahun. Kulit lembut yang mulai bergaris keriput pun juga tak menyulitkan dan mematahkan semangat beliau untuk beraktivitas mencari arti hidup yang lebih berarti.
Sosok yang suka berkebun dan kehidupan sosial nya yang mampu menjadikan beliau sebagai orang yang sabar dan ramah kepada orang lain. Penutan bagi 8 anaknya untuk tetap berjuang keras menghidupi keluarga. Menanamkan arti hidup tanpa rasa malu jika apa yang dilakukan benar adanya dan tak merugikan orang lain. Berbagai tanaman bunga yang di tanamnya mampu melambangkan beliau adalah sosok yang ceria.
Namun, apa yang mampu dilakukan oleh manusia jika Tuhan sudah berbicara. Kala itu tepat pada tanggal 8 Januari 2013, Sosok pria yang selama ini menjadi pemimpin dalam keluarga harus berpulang ke pangkuan Tuhan. Ayah dari 8 putri yang menjadi tokoh panutan keluarga dipanggil Tuhan dalam keadaan yang secara tiba tiba. Apa mau dikata lemah lunglai di sekujur tubuh bunda tak mampu meninggalkan kesedihannya kala itu. Derai tangis yang kian bercucuran menjadi teman pilu dalam hidupnya. Tak disangka secepat itulah pikirnya Tuhan mampu mengambil suami idamannya. Kepergian sang Ayah menjadi pukulan berat hati bunda untuk melakukan aktivitas untuk kesekian kali nya. Harapan hidup seketika pun juga ikut menghilang. Hari demi hari keterpurukan hidup makin menjadi jadi. Semangat dan harapan selebihnya selalu diberikan oleh 8 anak perempuan beliau untuk membangkitkan gairah hidup. Lambat laun beliau mampu tertatih untuk memulai kehidupannya kembali.
Tak disangka seperginya Ayah dari peradaban hidup mampu menjadi tolok ukur pelajaran yang berarti bagi bunda. Semangat mulai terbentuk untuk melakukan kerja keras. Mengurus sawah dan ladang tinggalan Ayah, itulah aktivitas beliau hingga kala ini. Kerja keras yang seharusnya diwajibkan untuk kepala keluarga, sekarang ia mampu mengerjakan nya sendiri. Tugas pemimpin keluarga mampu ia kerjakan dengan ikhlas dan lincah. Sesekali keadaan letih pun juga tak menyurutkan naluri beliau untuk bekerja di keesokan harinya. Setiap hari itulah pelajaran berarti beliau yang dicontohkan secara tulus dan apa adanya.
Sikap penyayang nya kepada orang tua Ayah atau bisa dikatakan mertua beliau, juga diwujudkan melalui pengabdian berarti. Setiap hari bunda pergi ke rumah nenek untuk merawat kakek nenek yang sudah berusia lanjut. Kesabaran selalu ia tunjukan dalam belaian dan usapan perhatian kepada sang mertua. Seperti pukulan yang dijatuhkan kepada bunda, kala itu satu persatu dari kakek dan nenek mulai dipanggil Tuhan. Menyusul kepergian Ayah ke singgasana kehidupan abadi. Bunda terasa begitu pilu dan terurai ribuan air mata. Untung saja bunda masih bisa mewujudkan Pengabdiannya selama ini sebagai ungkapan kasih sayang yang tak bisa terukur.
Untuk bunda ku tersayang, nikmati hidupmu sekarang, 8 putri mu selalu mendukung dan menyanyangi mu dalam bentuk apapun. Derai air mata mu adalah pukulan berat bagi kami dan amanat besar untuk lebih bisa berjuang demi kebahagiaanmu. Panutan hidup kami dan cita cita kami hanya tertuju untukmu bunda. Kami tak henti henti nya mengirimkan doa untuk keselamatan dan umur panjang mu. Doa mu pun kepada kami mampu memberikan keberuntungan dalam kesempatan apapun. Restu mu adalah surga bagi kami, doa mu adalah takdir bagi kami, dan harapanmu adalah semangat kami. Tetap berjuang melawan pedih nya kehidupan.Yakinlah Tuhan akan memberikan derajat setinggi tinggi nya bagi hamba yang mau berjuang dan beribadah di jalan Nya. Sehat terus ya bunda sampai bunda mampu mengantarkan anak anak bunda untuk menemukan pendamping hidup dan melahirkan keturunan yang baru untuk bunda. I Love You Bunda, I Miss You, You're Everything 👫👪

Tidak ada komentar:
Posting Komentar