Selasa,11 November 2014 acara Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) telah dibuka di The Sahid Rich Hotel Yogyakarta. Acara ini diadakan dan didukung sepenuhnya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan tujuan sebagai forum untuk mempertemukan praktisi humas pemerintah di seluruh Indonesia. Adapun acara ini juga diadakan sebagai langkah pertama untuk pembentukan assosiasi pranata humas Indonesia (APHI) yang sebelumnya bernama Bakohumas (Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat).
Acara ini berlangsung selama 2 hari yaitu pada hari Selasa dan Rabu tanggal 11-12 November. Sungguh menjadi penghormatan besar bagi saya dan teman-teman bisa mengikuti acara ini dari awal sampai akhir, karena memang saya bersama sekitar 19 teman saya berpartisipasi sebagai panitia lokal dari Mahasiswa STMM Yogyakarta.
Melalui email, kami mendaftar sebagai panitia lokal tersebut seminggu sebelum acara dimulai. Pihak JFPH menghubungi kami tepat satu hari sebelum acara ini dimulai untuk melakukan pertemuan yaitu Senin, 10 Nov 2014 di Imperial Ballroom The Sahid Rich Hotel Yogyakarta. Dalam pertemuan ini kami dijelaskan mengenai JFPH dan acara yang akan dilakukan sekaligus pembagian jobdesc dan rundown oleh Bapak M. Taufik Hidayat. Berlangsung sekitar 2jam acara briefing materi dan acara ini telah selesai kami lakukan.
* Hari Pertama Selasa, 11 Nov 2014
Pukul 12.30 siang, kami telah tiba di hotel. Dengan menggunakan dresscode Batik, Kami langsung melaksanakan tugas sesuai jobdesc masing-masing yang sudah didapatkan. Diawali dengan proses registrasi dan check in hotel di bagian loby hotel lt.1, peserta pranata humas mulai berdatangan. Sembari melakukan registrasi untuk peserta yang baru saja hadir, peserta-peserta yang sudah mendaftar dipersilahkan untuk memasuki imperial ballroom untuk makan siang, sholat di mushola atau istirahat di kamar masing-masing.
Pembukaan acara ini berlangsung sekitar pukul 14.00 dengan pertunjukan karnaval dan happening art dari MMF. Dilanjutkan dengan pembukaan dari MC, doa dan sambutan dari Bapak Martan Kiswoto, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan dirigen Ibu Eko Mulyani selaku peserta pranata humas.
Sambutan selanjutnya diisi oleh Direktur Komunikasi Publik yaitu Bapak Tulus Subardjono, beliau menjelaskan sedikit gambaran acara yang akan dilakukan kepada para peserta sekaligus mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh peserta maupun panitia atas kehadiran dan partisipasi terhadap acara ini. Selanjutnya diisi oleh penampilan tarian tradisional.
Talkshow dimulai sekitar pukul 16.00 dengan 4 narasumber yaitu Dr. Henry Subiakto (Staf Ahli Menteri Bidang Media Massa), Drs. Tulus Subardjono (Direktur Komunikasi Publik, Ermiel Tabrani (Praktisi Humas), dan Lena Satlita (Perhumas Jogja sekaligus akademisi). Dalam talkshow ini membahas mengenai assosiasi pranata humas masa depan "Menuju Humas Profesional untuk Indonesia Baru", pembinaan pranata humas, kompetisi dan masa depan humas pemerintah sekaligus dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Selesai talkshow pukul 17.00 para peserta dipersilahkan untuk melakukan istirahat, sholat dan makan (Ishoma). Sekitar pukul 19.00 acara ini kembali dimulai dengan pemberian Workshop Pranata Humas. Workshop dibagi dan dipisah menjadi 4 judul yaitu :
1. Sertifikasi Humas Pemerintah (oleh Andre Ikhsano dari LSP LSPR)
2. Penulisan Ilmiah Kehumasan (oleh M. Taufik Hidayat)
3. Monitoring Isu Kehumasan (oleh Dimas Aditya Nugraha)
4. Klinik Penilaian Angka Kredit (oleh Darmawan, Syahbani, dan Tim penilaian angka kredit)
Dalam workshop ini kami sebagai panitia lokal ditugaskan untuk menjadi notulen dan pembagian absensi. Kebetulan saya disini bertugas di workshop 1 yaitu Sertifikasi Humas Pemerintah. Dalam workshop ini materi yang dibahas meliputi urgensi sertifikasi profesi kehumasan, mekanisme sertifikasi profesi , diskusi dan sesi tanya jawab. Saat workshop berlangsung panitia juga dipersilahkan untuk mengikuti sekaligus bertugas. Awalnya saya kurang bisa memahami isi materi karena memang sebelumnya saya belum pernah mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan pegawai negeri sipil bagian humas pemerintah. Namun selanjutnya saya perlahan mulai bisa menguasai walaupun tidak memahami sepenuhnya secara detail.
Keempat workshop ini dilakukan secara bersamaan dan di satu ruang, sehingga para peserta kurang fokus untuk memahami materi karena situasi yang lumayan ramai dan suara pemateri yang saling saut menyaut antara satu dengan lainya.
Sekitar pukul 21.00 workshop telah selesai, Acara selanjutnya diisi dengan kompetisi audisi Musik Akustik, Peserta yang mengikuti juga peserta umum. Selain untuk menghibur para peserta pranata humas, audisi musik ini dilakukan untuk mengapresiasi bakat-bakat pemusik sekaligus pemberian penghargaan dan uang pembinaan. Audisi musik selesai pukul 22.00 para peserta pranata humas dipersilahkan untuk istirahat malam dan kami memutuskan untuk pulang.
* Rabu, 12 November 2014
Hari kedua Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) dimulai pukul 08.00. Kami datang tepat pada pukul 07.30 untuk melakukan persiapan acara Pra Kongres dan Rapat Koordinasi Pembinaan. Pertama para peserta pranata humas dipersilahkan untuk melakukan registrasi dan absensi di lt. 2 Imperial ballroom hotel. Selanjutnya pembukaan acara ini diisi dengan arahan oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kemkominfo yaitu Bapak Freddy H. Tulung. Dalam arahan ini Bapak Freddy menjelaskan mengenai pra kongres dan rapat koordinasi yang akan diikuti oleh peserta pranata humas.
Setelah arahan selesai dilanjutkan dengan rapat koordinasi pembinaan (rakor). Dalam rakor ini diisi oleh narasumber pertama yaitu Dr. Bambang Giyanto selaku Direktorat Pembinaan Diklat Aparatur Lembaga Administrasi Negara dan membahas mengenai kebijakan pendidikan dan pelatihan jabatan fungsional pranata humas. Kemudian Narasumber kedua oleh Prastyono Catur Yulianto selaku Direktur Jabatan Karier dan membahas mengenai kebijakan pembinaan pegawai fungsional pranata humas.
Selesai rakor, acara yang dilakukan yaitu Pra Kongres Pranata Humas, dalam pra kongres ini dilakukan diskusi atau sidang antar komisi, dan para peserta diwajibkan untuk memilih satu dari tiga komisi tersebut. 3 Komisi tersebut yaitu Komisi Tata Tertib, Komisi Organisasi dan Komisi Program. Komisi Tata Tertib yaitu membahas mengenai Tata tertib yang dilakukan untuk acara kongres yang akan dilaksanakan tahun depan. Sedangkan untuk Komisi Organisasi dan Program membahas mengenai Organisasi Assosiasi Pranata Humas dan Program Assosiasi Pranata Humas. Pada Saat pendaftaran komisi, para peserta juga diberikan kupon untuk penukaran seminarkit pada akhir acara nantinya dan lembaran evaluasi acara JFPH tersebut.
Dalam pra kongres ini masing-masing dari 3 komisi tersebut melakukan sidang atau diskusi bersama anggota dan langsung memilih pengurus masing-masing komisi. Sembari melakukan diskusi para peserta disuguhkan penampilan siteran atau karawitan sebagai pengisi waktu dan hiburan.
Usai acara prakongres, ada penampilan menarik yaitu fashion show dengan busana batik ala Yogyakarta dan kompetisi model dengan busana batik cassual atau batik sehari-hari. Pertama fashion show diisi oleh top model dengan peragaan busana aneka batik Yogyakarta dan dilanjutkan kompetisi model dengan peserta mulai dari anak-anak hingga dewasa. Fashion show ini juga diiringi musik Disc Jockey (DJ).
Selesai Acara Fashion Show para hadirin baik panitia, peserta kompetisi maupun pranata humas dipersilahkan untuk ishoma. Dan acara akan dimulai lagi pada pukul 19.00 untuk penghargaan kompetisi-kompetisi. Perlu diketahui selain kompetisi untuk umum, pranata humas diberikan kompetisi antara lain Foto Kehumasan, Foto Selfie, Fotografi On the Spot, Karya Tulis Humas, Lomba desain blog dan artikel kehumasan, Lomba Essay Inovasi Kehumasan, Kompetisi Poster dan ILM. Selain dapat mengikuti lomba yang disediakan para peserta pranata humas juga diberikan piala dan tropi bagi pemenang masing-masing kompetisi sekaligus juga diberikan sertifikat atas kehadiran dan partisipasi mengikuti berbagai acara seperti seminar, workshop, talkshow, dan prakongres.
Selain acara tersebut ada juga stand-stand jualan batik dan oleh-oleh. Ada juga stand pelayanan informasi dari kominfo, dinas perhubungan dan kementerian keuangan. Masing-masing stand penyedia informasi tersebut juga menyediakan merchandise untuk pengunjung yang mau bertanya dan mengisi buku tamu.
Pada saat penghargaan dimulai ada penampilan penyanyi lipsing yaitu Mrs. Sarita. Penyanyi waria yang menyuguhkan hiburan dengan menyanyi lipsing dan menari ala ala india. Penghargaan dimulai dengan kompetisi Pranata Humas dan dilanjutkan dengan kompetisi umum. Usai penghargaan acara ini ditutup oleh MC pada pukul 22.00.
* Kesan dan Pesan
Kesan saya untuk Pra Kongres JFPH 2014 sukses terus, semoga kedepannya bisa lancar disegala acara, workshop nya berguna banget buat humas. Hiburan dan konsep nya menarik karena tetap melestarikan budaya Indonesia. Stand yang ada juga sesuai dengan konsep acara. Terima kasih sudah melibatkan kami sebagai panitia lokal walaupun briefing nya dadakan kami cukup memahami acara keseluruhan.
Pesan untuk Kongres JFPH 2015 semoga lebih terorganisir, deadline acara sesuai dengan rundown, semoga tidak ngaret berkepanjangan. Materi sebisa mungkin disediakan untuk peserta dalam bentuk printout. Untuk briefing panitia lokal sebisa mungkin dilakukan 2-3x sebelum acara dimulai, karena jujur kami masih banyak bingung nya dalam memahami acara dan informasi yang harus kami berikan kepada peserta. Jika perlu diberikan khusus stand bagian informasi dan petugas yang memang memahami semua acara tersebut, jadi peserta yang membutuhkan informasi bisa langsung datang dan mudah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Untuk acara kedepan kami siap untuk terlibat lagi. Sukses terus Pranata Humas Indonesia. Kalian Luar biasa
Pembukaan JFPH - karnaval dan happening art
Kompetisi Model Batik Cassual kategori anak-anak dan DJ
Kompetisi Model Batik kategori Dewasa
Penampilan Mrs. Sarita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar